IndonesiaHerald.com, Kota Gunungsitoli - Bupati Nias Sokhiatulo Laoli bicara menggebu di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang rasa sukacitanya menyambut kedatangan Presiden ke Nias, sekaligus menyampaikan beberapa permintaan untuk pembangunan Nias. Sokhiatulo dalam sambutannya bahkan mengungkap adanya harapan masyarakat Nias agar Jokowi berkenan untuk memimpin Indonesia pada periode kedua. "Ketertinggalan Kepulauan Nias ini telah lama terjadi dan secara pelan tapi pasti di zaman Bapak Ir Jokowi barulah terasa pembangunan di berbagai bidang. Tentu harapan kita semua baru selesai di periode pertama sudah terselesaikan infrastruktur di semua desa," ucap Sokhiatulo di Pendopo Kabupaten Nias, Gunungsitoli, Sumatera Utara, Jumat (19/8/2016). Dia berbicara mewakili 5 kepala daerah di Kepulauan Nias yang seluruh hadir. Yaitu Wali Kota Gunungsitoli Lakhomi Zaro Zebua, Bupati Nias Utara M Ingati Nazara, Bupati Nias Barat Faduhusi Daili, dan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha. "Tentu kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Nias, tetap mengharapkan Bapak berkenan untuk meneruskan nanti di periode berikutnya, di mana daerah ini pendukung Bapak Jokowi. Dan kalau sudah datang ke sini, tidak hanya presentase, kami naikkan bisa 100 persen," imbuhnya disambut tepuk tangan ratusan warga yang hadir. Mendengar itu, Presiden Jokowi tampak tak terlalu memberi respons. Hadir Ibu Negara Iriana Jokowi, Menkum HAM Yasonna Laoly yang kebetulan berasal dari Nias, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Mensesneg Pratikno, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, dan lainnya. Ratusan masyarakat Nias berdiri di balik pagar pendopo menyaksikan upacara penyambutan dan paparan dari Bupati Nias tersebut. Mereka antusias menyimak acara meski dari balik pagar. Sokhiatulo dalam kesempatan itu juga menyampaikan bangganya ada putra Nias yaitu Yasonna Laoly dipercaya sebagai salah satu menteri di Kabinet Kerja. Dia berharap putra Nias lain mendapat tempat di pusat. "Jadi saya pikir kita terus mendoakan Bapak Presiden sehingga mendapat kesehatan dalam melaksanakan tugas untuk memimpin bangsa yang kita cintai," ucapnya. Sementara Gubenur Sumut Tengku Erry Nuradi yang bicara usai Bupati Nias, menyampaikan juga sukacitanya atas kedatangan Presiden Jokowi beserta rombongan ke Kepulauan Nias. "Ini jadi catatan sejarah Kepulauan Nias karena sudah sekian lama masyarakat sangat mendambakan kedatangan pimpinan nasional kita, dan hari ini Bapak Jokowi hadir di tengah masyarakat Nias," ucap Tengku Erry disambut tepuk tangan. "Marilah kita sambut dan sekaligus bersyukur kehadiran Tuhan karena ini berkat rahmat dan ridha Allah Swt. Saya berharap kehadiran Presiden bawa banyak manfaat," imbuhnya. Sebelumnya, Bupati Nias menyampaikan permintaan kepada Presiden Jokowi. Di antaranya pembangunan universitas di Nias, menambah 25 megawatt listrik, membangun jalan lingkar Nias, hingga kawasan ekonomi khusus. (Sumber: detik.com).
$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home
IndonesiaHerald.com, Kota Gunungsitoli - Bupati Nias Sokhiatulo Laoli bicara menggebu di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang rasa sukacitanya menyambut kedatangan Presiden ke Nias, sekaligus menyampaikan beberapa permintaan untuk pembangunan Nias.
Sokhiatulo dalam sambutannya bahkan mengungkap adanya harapan masyarakat Nias agar Jokowi berkenan untuk memimpin Indonesia pada periode kedua.
"Ketertinggalan Kepulauan Nias ini telah lama terjadi dan secara pelan tapi pasti di zaman Bapak Ir Jokowi barulah terasa pembangunan di berbagai bidang. Tentu harapan kita semua baru selesai di periode pertama sudah terselesaikan infrastruktur di semua desa," ucap Sokhiatulo di Pendopo Kabupaten Nias, Gunungsitoli, Sumatera Utara, Jumat (19/8/2016).
Dia berbicara mewakili 5 kepala daerah di Kepulauan Nias yang seluruh hadir. Yaitu Wali Kota Gunungsitoli Lakhomi Zaro Zebua, Bupati Nias Utara M Ingati Nazara, Bupati Nias Barat Faduhusi Daili, dan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha.
"Tentu kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Nias, tetap mengharapkan Bapak berkenan untuk meneruskan nanti di periode berikutnya, di mana daerah ini pendukung Bapak Jokowi. Dan kalau sudah datang ke sini, tidak hanya presentase, kami naikkan bisa 100 persen," imbuhnya disambut tepuk tangan ratusan warga yang hadir.
Mendengar itu, Presiden Jokowi tampak tak terlalu memberi respons. Hadir Ibu Negara Iriana Jokowi, Menkum HAM Yasonna Laoly yang kebetulan berasal dari Nias, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Mensesneg Pratikno, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, dan lainnya.
Ratusan masyarakat Nias berdiri di balik pagar pendopo menyaksikan upacara penyambutan dan paparan dari Bupati Nias tersebut. Mereka antusias menyimak acara meski dari balik pagar.
Sokhiatulo dalam kesempatan itu juga menyampaikan bangganya ada putra Nias yaitu Yasonna Laoly dipercaya sebagai salah satu menteri di Kabinet Kerja. Dia berharap putra Nias lain mendapat tempat di pusat.
"Jadi saya pikir kita terus mendoakan Bapak Presiden sehingga mendapat kesehatan dalam melaksanakan tugas untuk memimpin bangsa yang kita cintai," ucapnya.
Sementara Gubenur Sumut Tengku Erry Nuradi yang bicara usai Bupati Nias, menyampaikan juga sukacitanya atas kedatangan Presiden Jokowi beserta rombongan ke Kepulauan Nias.
"Ini jadi catatan sejarah Kepulauan Nias karena sudah sekian lama masyarakat sangat mendambakan kedatangan pimpinan nasional kita, dan hari ini Bapak Jokowi hadir di tengah masyarakat Nias," ucap Tengku Erry disambut tepuk tangan.
"Marilah kita sambut dan sekaligus bersyukur kehadiran Tuhan karena ini berkat rahmat dan ridha Allah Swt. Saya berharap kehadiran Presiden bawa banyak manfaat," imbuhnya.
Sebelumnya, Bupati Nias menyampaikan permintaan kepada Presiden Jokowi. Di antaranya pembangunan universitas di Nias, menambah 25 megawatt listrik, membangun jalan lingkar Nias, hingga kawasan ekonomi khusus. (Sumber: detik.com).
Category 6
/fa-signal/ TOP 7 In The WEEK$type=one$snipped=hide$show=home$readmore=0$snippet=0$author=0$comment
-
Risma@meninjau.ruang.Command.Center.Pemkot.Surabaya IndonesiaHerald.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa tersingg...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti membantah adanya rekomendasi dari Ketua DPD RI Irman Gusman...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Calon kepala daerah yang enggan berkampanye dinilai telah melanggar hak publik. Sebab, mengetahui visi mi...
-
IndonesiaHerald.com, Sampit - Warga Kelurahan Ketapang dan Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang masih dilanda kecemasan. Se...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Prof Saldi Isra mengusulkan jenis remisi yang diberikan kepada narapidana harus dikurangi menjadi satu k...
-
The Hindu Dieng Temples. Photo by Wikitravel. Indonesia Herald-Wonosobo. Have you got an idea where you want spend your summer holida...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Politisi nyentrik Ruhut Sitompul dinonaktifkan dari posisinya sebagai Koordinator Juru Bicara Partai Demo...
-
IndonesiaHerald.com, Health - Kalau ditanya apa golongan darahnya orang-orang mungkin akan menjawab A, B, O, atau AB. Namun untuk Sara...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi Gubernur DKI Jakarta Ba...
-
Oh, Ternyata Begini Munculnya Disposisi "Gila" Ahok, Pesan Pada Kepala BPPD Jangan Sampai KecolonganIndonesiaHerald.com, Jakarta - Persidangan Mohamad Sanusi, terdakwa kasus suap Raperda reklamasi, digelar dengan agenda mendengar keter...
KOMENTAR