IndonesiaHerald.com, Jakarta - Pembangunan tujuh tower tambahan di Rusunawa Daan Mogot, Jakarta Barat, akan menjadi acuan bagi pembangunan rusun di lokasi lain di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan Rusunawa Daan Mogot memiliki konsep seperti apartemen di negara maju. "Kami mulai bangun 7 tower di Rusun Daan Mogot. Begitu kamu masuk, mulai ngerasain suasana kaya di negara maju," kata Basuki atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/8/2016). Konsep itulah yang akan disodorkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada warga yang tinggal di permukiman padat, misalnya seperti di kawasan Tambora. Selain itu, Ahok memiliki cara lain untuk membujuk warga agar bersedia menjual tanahnya kepada Pemprov DKI Jakarta untuk dibangun rusun. Saat sudah terdapat rusun, warga asli akan mendapatkan sertifikat hak milik salah satu unit rusunnya. "Mau enggak semua tanah Anda saya bongkar jadi punya DKI, terus kamu punya sertifikat hak milik, setengahnya jadi taman. Itu cara membenahi kawasan kumuh yang padat di Jakarta," ujar Ahok. Pembangunan tujuh tower rusun sendiri akan menggunakan konsep green building, yakni bentuk pengembangan yang mengaplikasikan prinsip hemat energi, tata air terintegrasi, dan pengelolaan sampah terpadu. (Sumber: Kompas.com).
$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Pembangunan tujuh tower tambahan di Rusunawa Daan Mogot, Jakarta Barat, akan menjadi acuan bagi pembangunan rusun di lokasi lain di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan Rusunawa Daan Mogot memiliki konsep seperti apartemen di negara maju.
"Kami mulai bangun 7 tower di Rusun Daan Mogot. Begitu kamu masuk, mulai ngerasain suasana kaya di negara maju," kata Basuki atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/8/2016).
Konsep itulah yang akan disodorkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada warga yang tinggal di permukiman padat, misalnya seperti di kawasan Tambora.
Selain itu, Ahok memiliki cara lain untuk membujuk warga agar bersedia menjual tanahnya kepada Pemprov DKI Jakarta untuk dibangun rusun. Saat sudah terdapat rusun, warga asli akan mendapatkan sertifikat hak milik salah satu unit rusunnya.
"Mau enggak semua tanah Anda saya bongkar jadi punya DKI, terus kamu punya sertifikat hak milik, setengahnya jadi taman. Itu cara membenahi kawasan kumuh yang padat di Jakarta," ujar Ahok.
Pembangunan tujuh tower rusun sendiri akan menggunakan konsep green building, yakni bentuk pengembangan yang mengaplikasikan prinsip hemat energi, tata air terintegrasi, dan pengelolaan sampah terpadu. (Sumber: Kompas.com).
Category 6
/fa-signal/ TOP 7 In The WEEK$type=one$snipped=hide$show=home$readmore=0$snippet=0$author=0$comment
-
Potret Sultan Syarif Kasim II di Istana Siak Sri Indrapura IndonesiaHerald.com, Riau - Liburan ke Siak akhir pekan ini, traveler bisa ...
-
Soetantyo Moechlas. Photo Tribun IndonesiaHerald.com - Mukidi. Nama ini di mana-mana disebut. Cerita-cerita Humor segar mengisi group-gr...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Calon kepala daerah yang enggan berkampanye dinilai telah melanggar hak publik. Sebab, mengetahui visi mi...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Politisi nyentrik Ruhut Sitompul dinonaktifkan dari posisinya sebagai Koordinator Juru Bicara Partai Demo...
-
IndonesiaHerald.com, Health - Kalau ditanya apa golongan darahnya orang-orang mungkin akan menjawab A, B, O, atau AB. Namun untuk Sara...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi Gubernur DKI Jakarta Ba...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - DPC PDI-P Surabaya berang atas pernyataan gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di salah satu ...
-
Pinisepuh Perguruan Sandi Murti Ngurah Harta (kanan) didampingi Gus Yadi dari Patriot Garuda Nusantara di Mapolda Bali, saat akan melapork...
-
IndonesiaHerald.com, Sampit - Warga Kelurahan Ketapang dan Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang masih dilanda kecemasan. Se...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengimbau agar panti asuhan Yayasan Shohibul Al-Ist...
KOMENTAR