IndonesiaHerald.com, Bima - BIMA, KOMPAS.com — Kelakuan sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Bima yang masih nongkrong di warung kopi saat upacara hari ulang tahun ke-71 RI, Rabu (17/8/2016), membuat Wali Kota Bima Qurais H Abidin berang. Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Bima Ihya Ghazali mengatakan, Qurais langsung memerintahkan instansi terkait untuk menyelidiki dan memanggil para pegawai negeri sipil tersebut untuk ditindak tegas. “Wali Kota sangat marah sekali setelah mendapat laporan adanya oknum PNS yang enggan mengikuti upacara. Seharusnya PNS ini menjadi contoh teladan, bukan malah duduk asyik sambil ngopi saat upacara HUT RI. Sikap mereka ini sama halnya telah mencoreng nilai-nilai sejarah kemerdekaan,” ujarnya, Kamis (18/8/2016). Hingga upacara dimulai, para PNS itu masih terlihat menikmati kopi di sebelah timur kantor Pemerintah Kota Bima saat upacara pengibaran bendera digelar di halaman kantor Wali Kota. Ghazali mengatakan, Wali Kota sangat kesal, bahkan tidak bisa menerima perilaku mereka yang tidak menunjukkan jiwa nasionalisme saat perhelatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI tersebut. Sanksi tegas, lanjutnya, menanti para PNS tersebut jika terbukti melanggar disiplin pegawai. “Sebelum diberikan sanksi, kami akan menelusuri siapa saja PNS yang tidak ikut upacara kemarin. Jika terbukti, mereka akan diberikan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” ungkap Ghazali. (Sumber: Kompas.com).
$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home
IndonesiaHerald.com, Bima - Kelakuan sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Bima yang masih nongkrong di warung kopi saat upacara hari ulang tahun ke-71 RI, Rabu (17/8/2016), membuat Wali Kota Bima Qurais H Abidin berang.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Bima Ihya Ghazali mengatakan, Qurais langsung memerintahkan instansi terkait untuk menyelidiki dan memanggil para pegawai negeri sipil tersebut untuk ditindak tegas.
“Wali Kota sangat marah sekali setelah mendapat laporan adanya oknum PNS yang enggan mengikuti upacara. Seharusnya PNS ini menjadi contoh teladan, bukan malah duduk asyik sambil ngopi saat upacara HUT RI. Sikap mereka ini sama halnya telah mencoreng nilai-nilai sejarah kemerdekaan,” ujarnya, Kamis (18/8/2016).
Hingga upacara dimulai, para PNS itu masih terlihat menikmati kopi di sebelah timur kantor Pemerintah Kota Bima saat upacara pengibaran bendera digelar di halaman kantor Wali Kota.
Ghazali mengatakan, Wali Kota sangat kesal, bahkan tidak bisa menerima perilaku mereka yang tidak menunjukkan jiwa nasionalisme saat perhelatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI tersebut. Sanksi tegas, lanjutnya, menanti para PNS tersebut jika terbukti melanggar disiplin pegawai.
“Sebelum diberikan sanksi, kami akan menelusuri siapa saja PNS yang tidak ikut upacara kemarin. Jika terbukti, mereka akan diberikan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” ungkap Ghazali. (Sumber: Kompas.com).
Category 6
/fa-signal/ TOP 7 In The WEEK$type=one$snipped=hide$show=home$readmore=0$snippet=0$author=0$comment
-
Risma@meninjau.ruang.Command.Center.Pemkot.Surabaya IndonesiaHerald.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa tersingg...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti membantah adanya rekomendasi dari Ketua DPD RI Irman Gusman...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Calon kepala daerah yang enggan berkampanye dinilai telah melanggar hak publik. Sebab, mengetahui visi mi...
-
IndonesiaHerald.com, Sampit - Warga Kelurahan Ketapang dan Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang masih dilanda kecemasan. Se...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Prof Saldi Isra mengusulkan jenis remisi yang diberikan kepada narapidana harus dikurangi menjadi satu k...
-
The Hindu Dieng Temples. Photo by Wikitravel. Indonesia Herald-Wonosobo. Have you got an idea where you want spend your summer holida...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Politisi nyentrik Ruhut Sitompul dinonaktifkan dari posisinya sebagai Koordinator Juru Bicara Partai Demo...
-
IndonesiaHerald.com, Health - Kalau ditanya apa golongan darahnya orang-orang mungkin akan menjawab A, B, O, atau AB. Namun untuk Sara...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi Gubernur DKI Jakarta Ba...
-
Oh, Ternyata Begini Munculnya Disposisi "Gila" Ahok, Pesan Pada Kepala BPPD Jangan Sampai KecolonganIndonesiaHerald.com, Jakarta - Persidangan Mohamad Sanusi, terdakwa kasus suap Raperda reklamasi, digelar dengan agenda mendengar keter...
KOMENTAR