IndonesiaHerald.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan yang tak mendukung kandidat calon gubernur Jakarta Sandiaga Salahudin Uno berarti antek asing. Kandidat cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merespons pernyataan Prabowo. "Mesti tanya sama beliau (Prabowo). Aku juga enggak tahu beliau ngomong. Itu lucu juga kalau dibilang antek asing," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (18/8/2016). Ahok mengaku tak mengerti dengan pernyataan Prabowo. Dia juga ingin tahu siapa sebenarnya yang dimaksud Prabowo sebagai antek asing, apakah semua orang yang tak mendukung Sandiaga kemudian bisa dicap antek asing atau tidak. "Antek asing ini maksudnya siapa begitu loh," kata Ahok. Selain konteks pernyataan Prabowo, Ahok juga mengemukakan soal Pilgub DKI 2017 sebagai tontonan politik yang menarik. Ajang ini akan membuktikan sejauh mana kematangan demokrasi di Indonesia, apakah masyarakat masih mempertimbangkan warna kulit, ras, agama atau masyarakat lebih menggunakan pertimbangan kinerja, rekam jejak, dan program dalam menentukan pilihan. "Ini satu tontonan yang menarik. Bisa saja sebelum 80 tahun saja (Indonesia merdeka), itu kita sudah mampu seperti ini, ini satu kebanggaan. Ini citra partai-partai ideologis nasionalis sebetulnya," ujar Ahok. Kini Ahok didukung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. PDIP dipahami Ahok sebagai partai yang menjunjung tinggi nasionalisme dan kebhinekaan. "Bagi PDIP, ideologisnya itu kan. Jadi semua orang, suku, agama, mau ras apapun, Anda berhak menduduki jabatan apapun di Republik ini. Ya itu cita-cita dari PNI, dari Bung Karno, sampai ke PDIP, terus PDI Perjuangan. Ideologinya dipegang PDIP terus," kata Ahok. (Sumber: detik.com).
$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan yang tak mendukung kandidat calon gubernur Jakarta Sandiaga Salahudin Uno berarti antek asing. Kandidat cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merespons pernyataan Prabowo.
"Mesti tanya sama beliau (Prabowo). Aku juga enggak tahu beliau ngomong. Itu lucu juga kalau dibilang antek asing," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (18/8/2016).
Ahok mengaku tak mengerti dengan pernyataan Prabowo. Dia juga ingin tahu siapa sebenarnya yang dimaksud Prabowo sebagai antek asing, apakah semua orang yang tak mendukung Sandiaga kemudian bisa dicap antek asing atau tidak.
"Antek asing ini maksudnya siapa begitu loh," kata Ahok.
Selain konteks pernyataan Prabowo, Ahok juga mengemukakan soal Pilgub DKI 2017 sebagai tontonan politik yang menarik. Ajang ini akan membuktikan sejauh mana kematangan demokrasi di Indonesia, apakah masyarakat masih mempertimbangkan warna kulit, ras, agama atau masyarakat lebih menggunakan pertimbangan kinerja, rekam jejak, dan program dalam menentukan pilihan.
"Ini satu tontonan yang menarik. Bisa saja sebelum 80 tahun saja (Indonesia merdeka), itu kita sudah mampu seperti ini, ini satu kebanggaan. Ini citra partai-partai ideologis nasionalis sebetulnya," ujar Ahok.
Kini Ahok didukung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. PDIP dipahami Ahok sebagai partai yang menjunjung tinggi nasionalisme dan kebhinekaan.
"Bagi PDIP, ideologisnya itu kan. Jadi semua orang, suku, agama, mau ras apapun, Anda berhak menduduki jabatan apapun di Republik ini. Ya itu cita-cita dari PNI, dari Bung Karno, sampai ke PDIP, terus PDI Perjuangan. Ideologinya dipegang PDIP terus," kata Ahok. (Sumber: detik.com).
Category 6
/fa-signal/ TOP 7 In The WEEK$type=one$snipped=hide$show=home$readmore=0$snippet=0$author=0$comment
-
Potret Sultan Syarif Kasim II di Istana Siak Sri Indrapura IndonesiaHerald.com, Riau - Liburan ke Siak akhir pekan ini, traveler bisa ...
-
Soetantyo Moechlas. Photo Tribun IndonesiaHerald.com - Mukidi. Nama ini di mana-mana disebut. Cerita-cerita Humor segar mengisi group-gr...
-
IndonesiaHerald.com, Health - Kalau ditanya apa golongan darahnya orang-orang mungkin akan menjawab A, B, O, atau AB. Namun untuk Sara...
-
IndonesiaHerald.com, Yogyakarta - Desa Wisata Nglanggeran, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terpilih menjadi salah satu d...
-
Pinisepuh Perguruan Sandi Murti Ngurah Harta (kanan) didampingi Gus Yadi dari Patriot Garuda Nusantara di Mapolda Bali, saat akan melapork...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Pengamat politik Yudi Latif menilai, saat ini pembangunan di Jakarta sudah tersegregasi terutama berdasa...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan mantan Presiden RI ke-3 BJ Habibie di Ist...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Sekitar 3 orang petugas Brimob tampak berjaga di Jl MH Thamrin, tepatnya di perempatan depan pusat perbela...
-
IndonesiaHerald.com, Kendari - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam sebagai tersangka dalam kasus ...
-
Indonesiaherald.com, Bogor - Intoleransi dan radikalisme di Indonesia dinilai kian masif kemunculannya. Menurut salah satu peserta dis...
KOMENTAR