IndonesiaHerald.com, Jakarta, - Presiden Joko Widodo mewanti-wanti para menteri di Kabinet Kerja untuk tidak langsung mengajukan tambahan anggaran ke mitra komisi di DPR RI. Menurut Jokowi, selama ini masih ada sejumlah kementerian dan lembaga yang mengajukan penambahan anggaran langsung ke DPR. Padahal, seharusnya penambahan anggaran dikoordinasikan dulu dengan internal pemerintahan. "Tidak ada lagi yang seperti ini, sendiri-sendiri masuk ke komisi-komisi di DPR," kata Jokowi, saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/9/2016). "Harus melalui koordinasi dengan kami, dengan mekanisme pemerintah. Kalau tidak anggaran kita buyar lagi," ucapnya. Rapat terbatas Kabinet Kerja juga membahas mengenai perkembangan APBN-P Tahun 2016 dan RAPBN Tahun 2017. Jokowi juga mengingatkan agar pembahasan anggaran antara kementerian dan lembaga dengan DPR hanya sampai program secara umum. "Sekali lagi saya ingatkan hanya sampai program tidak sampai satuan tiga. Kalau tidak diingatkan nanti ada yang masih dibicarakan disana sampai satuan tiga. Tidak ada," ucap Jokowi. (Sumber: Kompas.com)
$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home
IndonesiaHerald.com, Jakarta, - Presiden Joko Widodo mewanti-wanti para menteri di Kabinet Kerja untuk tidak langsung mengajukan tambahan anggaran ke mitra komisi di DPR RI.
Menurut Jokowi, selama ini masih ada sejumlah kementerian dan lembaga yang mengajukan penambahan anggaran langsung ke DPR.
Padahal, seharusnya penambahan anggaran dikoordinasikan dulu dengan internal pemerintahan.
"Tidak ada lagi yang seperti ini, sendiri-sendiri masuk ke komisi-komisi di DPR," kata Jokowi, saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/9/2016).
"Harus melalui koordinasi dengan kami, dengan mekanisme pemerintah. Kalau tidak anggaran kita buyar lagi," ucapnya.
Rapat terbatas Kabinet Kerja juga membahas mengenai perkembangan APBN-P Tahun 2016 dan RAPBN Tahun 2017.
Jokowi juga mengingatkan agar pembahasan anggaran antara kementerian dan lembaga dengan DPR hanya sampai program secara umum.
"Sekali lagi saya ingatkan hanya sampai program tidak sampai satuan tiga. Kalau tidak diingatkan nanti ada yang masih dibicarakan disana sampai satuan tiga. Tidak ada," ucap Jokowi. (Sumber: Kompas.com)
Category 6
/fa-signal/ TOP 7 In The WEEK$type=one$snipped=hide$show=home$readmore=0$snippet=0$author=0$comment
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti membantah adanya rekomendasi dari Ketua DPD RI Irman Gusman...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Calon kepala daerah yang enggan berkampanye dinilai telah melanggar hak publik. Sebab, mengetahui visi mi...
-
Soetantyo Moechlas. Photo Tribun IndonesiaHerald.com - Mukidi. Nama ini di mana-mana disebut. Cerita-cerita Humor segar mengisi group-gr...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Politisi nyentrik Ruhut Sitompul dinonaktifkan dari posisinya sebagai Koordinator Juru Bicara Partai Demo...
-
IndonesiaHerald.com, Health - Kalau ditanya apa golongan darahnya orang-orang mungkin akan menjawab A, B, O, atau AB. Namun untuk Sara...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Sekitar 3 orang petugas Brimob tampak berjaga di Jl MH Thamrin, tepatnya di perempatan depan pusat perbela...
-
Risma@meninjau.ruang.Command.Center.Pemkot.Surabaya IndonesiaHerald.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa tersingg...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi Gubernur DKI Jakarta Ba...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - DPC PDI-P Surabaya berang atas pernyataan gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di salah satu ...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku partainya belum menentukan sikap terkait ide pem...
KOMENTAR