IndonesiaHerald.com, Jakarta - Survei internal DPP Partai Gerindra memperlihatkan elektabilitas pasangan calon gubernur da calon wakil gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat masih di atas dua pasangan calon lainnya. Namun, dalam sepekan terakhir, elektabilitas duet calon incumbent yang dikenal dengan sebutan Ahok-Djarot itu terus menurun. Sementara elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno terus meningkat. "Kalau melihat tren yang ada, Insya Allah minggu depan tingkat elektabilitas Anies-Sandi mulai unggul melewati pasangan incumbent," ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra. Andre Rosiade di Jakarta, Senin (3/10). Menurut Andre, survei terakhir yang dilakukan DPP Gerindra memperlihatkan elektabilitas Ahok-Djarot mencapai 37 persen. Angka itu hanya selisih 1 persen dari pasangan Anies-Sandi yang telah mencapai 36 persen. Sementara elektabilitas pasangan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni di angka 9 persen. Sisanya belum menentukan pilihan. "Sebagian besar pemilih Anies - Sandi merupakan pemilih Jokowi - Ahok pada Pilkada DKI 2012 lalu. Masyarakat beralih, karena bersimpati dengan pada pasangan calon yang diusung Gerindra-PKS, bersimpati pada Pak Prabowo yang ikhlas dan berjiwa negarawan mengusung Anies," ujar Andre. Hasil survei, kata Andre, juga memperlihatkan duet Agus-Sylviana yang diusung Partai Demokrat, PAN, PPP dan PKB mampu mencuri perhatian masyarakat. Namun elektabilitasnya masih di bawah 10 persen. Hal itu kemungkinan karena masyarakat cenderung menilai pencalonan Agus tidak lebih dari rivalitas Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum DPP Partai Demokrat dengan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. "Masyarakat tidak melihat program dan apa yang ditawarkan Agus ke masyarakat. Dengan kata lain ada semacam jual mimpi dan tampang atau ganteng saja, cara pencitraannya persis SBY pada 2004 dan 2009 dan citra wong cilik Jokowi pada 2014," ujar Andre. (Sumber: jpnn.com).
$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Survei internal DPP Partai Gerindra memperlihatkan elektabilitas pasangan calon gubernur da calon wakil gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat masih di atas dua pasangan calon lainnya.
Namun, dalam sepekan terakhir, elektabilitas duet calon incumbent yang dikenal dengan sebutan Ahok-Djarot itu terus menurun. Sementara elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno terus meningkat.
"Kalau melihat tren yang ada, Insya Allah minggu depan tingkat elektabilitas Anies-Sandi mulai unggul melewati pasangan incumbent," ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra. Andre Rosiade di Jakarta, Senin (3/10).
Menurut Andre, survei terakhir yang dilakukan DPP Gerindra memperlihatkan elektabilitas Ahok-Djarot mencapai 37 persen. Angka itu hanya selisih 1 persen dari pasangan Anies-Sandi yang telah mencapai 36 persen.
Sementara elektabilitas pasangan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni di angka 9 persen. Sisanya belum menentukan pilihan.
"Sebagian besar pemilih Anies - Sandi merupakan pemilih Jokowi - Ahok pada Pilkada DKI 2012 lalu. Masyarakat beralih, karena bersimpati dengan pada pasangan calon yang diusung Gerindra-PKS, bersimpati pada Pak Prabowo yang ikhlas dan berjiwa negarawan mengusung Anies," ujar Andre.
Hasil survei, kata Andre, juga memperlihatkan duet Agus-Sylviana yang diusung Partai Demokrat, PAN, PPP dan PKB mampu mencuri perhatian masyarakat. Namun elektabilitasnya masih di bawah 10 persen.
Hal itu kemungkinan karena masyarakat cenderung menilai pencalonan Agus tidak lebih dari rivalitas Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum DPP Partai Demokrat dengan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
"Masyarakat tidak melihat program dan apa yang ditawarkan Agus ke masyarakat. Dengan kata lain ada semacam jual mimpi dan tampang atau ganteng saja, cara pencitraannya persis SBY pada 2004 dan 2009 dan citra wong cilik Jokowi pada 2014," ujar Andre. (Sumber: jpnn.com).
-
Category 6
/fa-signal/ TOP 7 In The WEEK$type=one$snipped=hide$show=home$readmore=0$snippet=0$author=0$comment
-
Risma@meninjau.ruang.Command.Center.Pemkot.Surabaya IndonesiaHerald.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa tersingg...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti membantah adanya rekomendasi dari Ketua DPD RI Irman Gusman...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Calon kepala daerah yang enggan berkampanye dinilai telah melanggar hak publik. Sebab, mengetahui visi mi...
-
IndonesiaHerald.com, Sampit - Warga Kelurahan Ketapang dan Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang masih dilanda kecemasan. Se...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Prof Saldi Isra mengusulkan jenis remisi yang diberikan kepada narapidana harus dikurangi menjadi satu k...
-
The Hindu Dieng Temples. Photo by Wikitravel. Indonesia Herald-Wonosobo. Have you got an idea where you want spend your summer holida...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Politisi nyentrik Ruhut Sitompul dinonaktifkan dari posisinya sebagai Koordinator Juru Bicara Partai Demo...
-
IndonesiaHerald.com, Health - Kalau ditanya apa golongan darahnya orang-orang mungkin akan menjawab A, B, O, atau AB. Namun untuk Sara...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi Gubernur DKI Jakarta Ba...
-
Oh, Ternyata Begini Munculnya Disposisi "Gila" Ahok, Pesan Pada Kepala BPPD Jangan Sampai KecolonganIndonesiaHerald.com, Jakarta - Persidangan Mohamad Sanusi, terdakwa kasus suap Raperda reklamasi, digelar dengan agenda mendengar keter...
KOMENTAR