IndonesiaHerald.com, Canberra - Munculnya isu Cyber perlu diwaspadai. Sebab cyber menjadi tantangan baru yang membahayakan dan mengancam kehidupan bangsa dan negara. Termasuk di lingkungan strategis baik pada tataran regional maupun global. Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada saat Sidang ke-4 High Level Comitte (HLC) Australia-Indonesia (Ausindo) di Canberra, Australia, Selasa (25/10) melalui rilis Puspen TNI. Lebih lanjut, Jenderal Gatot memberi perhatian lebih terkait isu Cyber pada HLC Ausindo. Ia beralasan saat ini tercatat sejumlah negara seperti Singapura telah terkena serangan cyber terhadap peralatan IT di sejumlah lembaga dan kementerian negara. Menurutnya, saat ini telah diambil langkah-langkah pencegahan secara dini guna menghindari kemungkinan memburuknya situasi sebagai akibat dari serangan cyber tersebut. “Kedua negara khususnya Indonesia dan Australia perlu memberikan perhatian serius terhadap meluasnya bahaya cyber tersebut pada berbagai lini kehidupan, baik pada tataran kenegaraan maupun masyarakat,” tegas Panglima TNI. (Sumber: jpnn.com).
$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home
IndonesiaHerald.com, Canberra - Munculnya isu Cyber perlu diwaspadai. Sebab cyber menjadi tantangan baru yang membahayakan dan mengancam kehidupan bangsa dan negara. Termasuk di lingkungan strategis baik pada tataran regional maupun global.
Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada saat Sidang ke-4 High Level Comitte (HLC) Australia-Indonesia (Ausindo) di Canberra, Australia, Selasa (25/10) melalui rilis Puspen TNI.
Lebih lanjut, Jenderal Gatot memberi perhatian lebih terkait isu Cyber pada HLC Ausindo. Ia beralasan saat ini tercatat sejumlah negara seperti Singapura telah terkena serangan cyber terhadap peralatan IT di sejumlah lembaga dan kementerian negara.
Menurutnya, saat ini telah diambil langkah-langkah pencegahan secara dini guna menghindari kemungkinan memburuknya situasi sebagai akibat dari serangan cyber tersebut.
“Kedua negara khususnya Indonesia dan Australia perlu memberikan perhatian serius terhadap meluasnya bahaya cyber tersebut pada berbagai lini kehidupan, baik pada tataran kenegaraan maupun masyarakat,” tegas Panglima TNI. (Sumber: jpnn.com).
Category 6
/fa-signal/ TOP 7 In The WEEK$type=one$snipped=hide$show=home$readmore=0$snippet=0$author=0$comment
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Calon kepala daerah yang enggan berkampanye dinilai telah melanggar hak publik. Sebab, mengetahui visi mi...
-
Soetantyo Moechlas. Photo Tribun IndonesiaHerald.com - Mukidi. Nama ini di mana-mana disebut. Cerita-cerita Humor segar mengisi group-gr...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Politisi nyentrik Ruhut Sitompul dinonaktifkan dari posisinya sebagai Koordinator Juru Bicara Partai Demo...
-
IndonesiaHerald.com, Health - Kalau ditanya apa golongan darahnya orang-orang mungkin akan menjawab A, B, O, atau AB. Namun untuk Sara...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Sekitar 3 orang petugas Brimob tampak berjaga di Jl MH Thamrin, tepatnya di perempatan depan pusat perbela...
-
Risma@meninjau.ruang.Command.Center.Pemkot.Surabaya IndonesiaHerald.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa tersingg...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi Gubernur DKI Jakarta Ba...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - DPC PDI-P Surabaya berang atas pernyataan gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di salah satu ...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku partainya belum menentukan sikap terkait ide pem...
-
IndonesiaHerald.com, Sampit - Warga Kelurahan Ketapang dan Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang masih dilanda kecemasan. Se...
KOMENTAR