IndonesiaHerald.com, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, bangsa Indonesia menghadapi berbagai macam tantangan yang harus dihadapi, termasuk tantangan ideologi. Hal itu disampaikan Said kepada ribuan santri se-Jabodetabek yang memperingati Hari Santi Nasional. Said menuturkan, Indonesia menghadapi berbagai ancaman ideologi yang mengancam kesatuan Republik Indonesia berupa radikalisme. Ancaman tersebut, kata dia, harus dilawan oleh semua elemen masyarakat. "ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dan organisasi yang menjadikan radikalisme sebagai paham untuk berdakwah harus kita lawan," kata Said di lapangan Monumen Nasional, Sabtu (22/10/2016). Selain radikalisme, Said mengatakan, kemiskinan dan ketimpangan sosial menjadi masalah yang harus dituntaskan. Mengutip data Bank Dunia, Said menyebut 1 persen orang kaya di Indonesia menguasai 50,4 persen aset di Indonesia. Menurut Said, pembangunan yang terjadi di Indonesia belum menyentuh rakyat miskin. Islam, kata dia, mewajibkan pemerataan terjadi terhadap semua kelompok sosial. Selain itu, Said mengkhawatirkan meluasnya penggunaan narkotika di semua kelas sosial masyarakat. Kini, Indonesia menghadapi darurat narkotika. "Maka, dalam peringatan hari santri, tugas kita melawan jihad segala bentuk anarkis, terorisme, radikalisme. ISIS bertentangan dengan agama Islam. Juga melawan kemiskinan dan ketertinggalan. Jihad melawan narkoba," ujar Said. (Sumber: Kompas.com).
$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, bangsa Indonesia menghadapi berbagai macam tantangan yang harus dihadapi, termasuk tantangan ideologi.
Hal itu disampaikan Said kepada ribuan santri se-Jabodetabek yang memperingati Hari Santi Nasional.
Said menuturkan, Indonesia menghadapi berbagai ancaman ideologi yang mengancam kesatuan Republik Indonesia berupa radikalisme. Ancaman tersebut, kata dia, harus dilawan oleh semua elemen masyarakat.
"ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dan organisasi yang menjadikan radikalisme sebagai paham untuk berdakwah harus kita lawan," kata Said di lapangan Monumen Nasional, Sabtu (22/10/2016).
Selain radikalisme, Said mengatakan, kemiskinan dan ketimpangan sosial menjadi masalah yang harus dituntaskan.
Mengutip data Bank Dunia, Said menyebut 1 persen orang kaya di Indonesia menguasai 50,4 persen aset di Indonesia.
Menurut Said, pembangunan yang terjadi di Indonesia belum menyentuh rakyat miskin. Islam, kata dia, mewajibkan pemerataan terjadi terhadap semua kelompok sosial.
Selain itu, Said mengkhawatirkan meluasnya penggunaan narkotika di semua kelas sosial masyarakat. Kini, Indonesia menghadapi darurat narkotika.
"Maka, dalam peringatan hari santri, tugas kita melawan jihad segala bentuk anarkis, terorisme, radikalisme. ISIS bertentangan dengan agama Islam. Juga melawan kemiskinan dan ketertinggalan. Jihad melawan narkoba," ujar Said. (Sumber: Kompas.com).
Category 6
/fa-signal/ TOP 7 In The WEEK$type=one$snipped=hide$show=home$readmore=0$snippet=0$author=0$comment
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Calon kepala daerah yang enggan berkampanye dinilai telah melanggar hak publik. Sebab, mengetahui visi mi...
-
Soetantyo Moechlas. Photo Tribun IndonesiaHerald.com - Mukidi. Nama ini di mana-mana disebut. Cerita-cerita Humor segar mengisi group-gr...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Politisi nyentrik Ruhut Sitompul dinonaktifkan dari posisinya sebagai Koordinator Juru Bicara Partai Demo...
-
IndonesiaHerald.com, Health - Kalau ditanya apa golongan darahnya orang-orang mungkin akan menjawab A, B, O, atau AB. Namun untuk Sara...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Sekitar 3 orang petugas Brimob tampak berjaga di Jl MH Thamrin, tepatnya di perempatan depan pusat perbela...
-
Risma@meninjau.ruang.Command.Center.Pemkot.Surabaya IndonesiaHerald.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini merasa tersingg...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memprediksi Gubernur DKI Jakarta Ba...
-
Indonesiaherald.com, Jakarta - DPC PDI-P Surabaya berang atas pernyataan gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di salah satu ...
-
IndonesiaHerald.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku partainya belum menentukan sikap terkait ide pem...
-
IndonesiaHerald.com, Sampit - Warga Kelurahan Ketapang dan Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang masih dilanda kecemasan. Se...
KOMENTAR